Tentang Marga Tirta Kencana

March 21, 2017, 3:58 am

About Marga Tirta Kencana

Sejak tahun 1980-an, PT. Marga Tirta Kencana telah berpartisipasi dalam pembangungan nasional, terutama dalam penyerapan tenaga kerja. Tahun demi tahun, seiring kegiatan usahanya yang terus berkembang, ribuan tenaga kerja telah terserap. Di bidang pengembang perumahan, rata-rata 1.000 unit rumah setiap tahun dibangun PT. Marga Tirta Kencana untuk penyediaan kebutuhan perumahan masyarakat menengah ke bawah.

Seperti diakui Direktur Utama PT. Marga Tirta Kencana, Eddy Wijaya, partisipasi PT. Marga Tirta Kencana dalam menunjang pembangunan terlihat dalam perjalanan usahanya, seperti pada 1984-1986 menjadi supplier bahan bangunan dan membuka toko besi di daerah Pangalengan, juga menjadi pemborong perkerjaan sipil, yaitu rekanan PT. Perkebunan dan pemerintahan dalam membangun pabrik, jalan, jembatan, dan perkerjaan sipil lainnya.

Pada 1987, PT. Marga Tirta Kencana mulai mengembangkan usaha di bidang properti, yaitu pengembang perumahan Batujajar Indah di Padalarang. Rumah-rumah sederhana ini dibangun berkat kepercayaan dari ASABRI untuk penyediaan perumahan bagi anggotanya. Luas lokasi yang diselesaikan adalah 6 Ha untuk 550 unit rumah.

Proyek perumahan selanjutnya, yaitu Taman Cibaduyut Indah (1990), di Jalan Terusan Cibaduyut, Desa Cangkuang Kulon dan Cangkuang Wtan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dibangun 2.000 unit rumahl; Permata Biru (1993) di jalan Raya Cinunuk-Cileunyi, Kabupaten Bandung, dibangun 4.500 unit rumah sederhana (RS) T.21-T.45l Permata Kopo di Jalan Sukamenak, dibangun 2.000 unit rumah; Cingcin Permata Indah di Jalan Katapang, Soreang, dibangun 1.000 unit rumah mayoritas bagi anggota TNI-AUl Bojong Malaka Indah di Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, dibangun 1.600 unit rumah bagi mayoritas anggota TNI-Polri, Permata Buah Batu di Jalan Raya Terusan Buah Batu, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dibangun 300 unit rumah T.45 ke atas.

Selama kurun waktu dua dasawarsa ini, PT. Marga Tirta Kencana berkiprah di dunia perumahan, sudah banyak melewati rintangan, seperti pada 1995 karena kebijakan pemerintah tentang pengetatan keungan dan 1997/1998 krisis moneter.

“Meski banyak rintangan menghadang, kami bersyukur hingga sekarang masih tetap berdiri tegar. Bahkan pada saat krisis moneter, ketika semua bank tidak memberikan KPR, PT. Marga Tirta Kencana bahkaen memberikan kemudahan kepada konsumen untuk KPR-nya. Semua itu berkat kepercayaan semua pihak, baik dari masyarakat calon konsumen maupun pihak bank sebagai pendukung keungan,” jelas Eddy.